Wawancara Karir (BK)
LAPORAN
WAWANCARA KARIR DENGAN SEORANG DOSEN BAHASA INGGRIS JURUSAN TIK DI POLI TEKNIK
NEGERI JAKARTA
Disusun oleh :
Henny Anggraeni 16/VIIIG
SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA NEGERI 2 AMBARAWA
KABUPATEN SEMARANG
2016
KATA PENGANTAR
بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH swt. yang
senantiasa melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas
Bimbingan Konseling (BK) mengenai wawancara karir dengan seorang dosen pada tanggal
12 Mei 2016.
Adapun maksud dan tujuan dari penyusunan laporan hasil wawancara ini
adalah untuk menyelesaikan tugas Bimbingan Konseling (BK) yaitu wawancara
mengenai karir yang ingin dicapai oleh penulis, memahami dan menguasai kegiatan
wawancara serta memperoleh informasi dari hasil wawancara. Laporan ini disusun
berdasarkan wawancara yang penulis lakukan terhadap seorang narasumber yang
bernama Ibu Dewi Kurniawati, SS. MPd.
Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan rasa
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu
Taryani, S. Pd selaku guru Bimbingan Konseling (BK) di SMP
Negeri 2 Ambarawa dan tidak lupa kepada Ibu
Dewi Kurniawati, SS. MPd selaku narasumber.
Satu harapan yang penulis inginkan semoga karya tulis ini dapat
berguna bagi pembaca dan penulis juga berharap kritik dan saran dari pembaca
atas segala kekurangan dalam laporan hasil wawancara ini.
Akhir
kata,
Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Kelurahan, 12
Mei 2016
Penuli
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Karir
seseorang ditentukan oleh orang itu sendiri. Seseorang dapat memilih karir yang
mereka inginkan untuk masa depan. Untuk meyakinkan siswanya dalam memilih karir
nantinya, pembimbing Bimbingan Konseling (BK), Ibu Taryani,S. Pd memberikan
siswanya tugas untuk melakukan wawancara karir.
Penulis
memiliki cita – cita sebagai seorang dosen. Wawancara ini dapat membuat penulis
mengetahui apa saja yang harus dilakukan dan dirasakan untuk meraih cita –
citanya tersebut. Wawancara ini juga dapat meyakinkan penulis apakah dia akan
terus mengejar cita – citanya atau akan berhenti dalam mengejar cita – citanya
menjadi seorang dosen.
Oleh
sebab itu, penulis melakukan wawancara dengan seorang dosen Bahasa Inggris
jurusan TIK yang bekerja di Poli Teknik Negeri Jakarta.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Sudah
berapa lama menjalani profesi sebagai seorang dosen?
2.
Apa
pekerjaan yang dijalani sebelum menjadi dosen?
3.
Apa
jalur pendidikan yang dipilih setelah lulus dari SMP?
4.
Berapa
perkiraan biaya yang harus ditanggung saat menjalani pendidikan tersebut?
5.
Apa
saja suka duka selama menjalani pendidikan?
6.
Berapa
perkiraan penghasilan yang diperoleh saat menjadi dosen?
7.
Apa
saja suka duka selama mengajar sebagai dosen?
8.
Apa
saran yang diberikan agar dapat sukses?
C.
Tujuan
Masalah
1.
Untuk
mengetahui sudah berapa lama menjalani profesi sebagai seorang dosen.
2.
Untuk
mengetahui pekerjaan yang dijalani sebelum menjadi dosen.
3.
Untuk
mengetahui jalur pendidikan yang dipilih setelah lulus dari SMP.
4.
Untuk
mengetahui perkiraan biaya yang harus ditanggung saat menjalani pendidikan
tersebut.
5.
Untuk
mengetahui suka duka selama menjalani pendidikan.
6.
Untuk
mengetahui perkiraan penghasilan yang diperoleh saat menjadi dosen.
7.
Untuk
mengetahui suka duka selama mengajar sebagai dosen.
8.
Untuk
mengetahui saran yang diberikan agar dapat sukses.
D.
Waktu
dan Tempat Kegiatan
1.
Waktu : 18.30 – 19.00
2.
Tempat : Kediaman Ibu Dewi
Kurniawati, SS. MPd
E.
Laporan
Hasil Wawancara
1.
Narasumber :
Ibu Dewi Kurniawati, SS. MPd
2.
Pewawancara : Henny Anggraeni
BAB II
HASIL WAWANCARA
Pada Hari Kamis, 12 Mei 2016, penulis melakukan
wawancara di kediaman Ibu Dewi Kurniawati, SS.MPd. Saat penulis berkunjung, Ibu
Dewi sedang tidak bekerja (libur). Beliau pun tidak keberatan saat penulis
ingin mewawancarai tentang karir yang telah dijalani beliau selama ini.
A.
Profil
Narasumber
1.
Nama : Dewi Kurniawati, SS. MPd.
2.
Alamat : Dusun Krajan RT.05/RW.01
Desa Kelurahan.
3.
Umur :
31 tahun.
4.
Pekerjaan : Dosen Bahasa Inggris jurusan
TIK di Poli Teknik Negeri Jakarta.
B.
Hasil
Wawancara
1.
Sudah
berapa lama menjalani profesi sebagai seorang dosen?
·
Saya
sudah menjalani profesi sebagai dosen selama satu semester (6 bulan)
2.
Apa
pekerjaan yang dijalani sebelum menjadi dosen?
·
Saya
bekerja sebagai guru di SMK N 1 Bawen selama 6 tahun.
3.
Apa
jalur pendidikan yang dipilih setelah lulus dari SMP?
·
Setelah
lulus dari SMP saya melanjutkan sekolah di,
a.
SMA
N 3 Salatiga, Salatiga mata pelajaran IPA,
b.
Universitas
Sanatadharma, Yogyakarta jurusan Sastra Inggris (S1), dan
c.
Universitas
Negeri Semarang, Semarang jurusan Megister Pendidikan Bahasa Inggris (S2).
4.
Berapa
perkiraan biaya yang harus ditanggung saat menjalani pendidikan tersebut?
·
Biaya
yang ditanggung saat menjalani pendidikan tersebut,
a.
SMA : ± Rp.6.000.000,00.
b.
Kuliah : ± Rp.35.000.000,00 (S1).
± Rp.20.000.000,00 (S2).
5.
Apa
saja suka duka selama menjalani pendidikan?
·
Suka
duka saya saat menjalani pendidikan,
a.
Banyak
teman dan banyak pengalaman.
b.
Harus
banyak prihatin karena kondisi ekonomi dan saat belajar harus mampu membagi
waktu dengan bekerja paruh waktu (mengajari anak SD).
6.
Berapa
perkiraan penghasilan yang diperoleh saat menjadi dosen?
·
Penghasilan
yang diperoleh saat menjadi dosen,
± Rp.2.000.000,00 – Rp.3.000.000,00
7.
Apa
saja suka duka selama mengajar sebagai dosen?
·
Suka
duka saya saat mengajar,
a.
Banyak
pengalaman dan pengembangan diri, bias berbagi ilmu dengan orang lain, dan
melihat siswanya bias adalah suatu kebahagiaan dan kebanggan.
b.
Kita
harus mengabdi dan kita tidak bias mengukur keberhasilan itu dari segi uang.
8.
Apa
saran yang diberikan agar dapat sukses?
·
Saran
saya agar dapat sukses adalah kita harus percaya diri, berkemauan keras, berani
mengambil resiko, dan tidak boleh pantang menyerah.
BAB III
PENUTUP
Setelah melakukan wawancara, penulis
mengetahui bahwa cita – citanya selama ini mungkin tidak akan terwujud tanpa adanya
kepercayaan diri, kemauan keras, keberanian untuk mengambil resiko, dan pentang
menyerah. Untuk menjadi seorang dosen, diperlukan hal – hal tersebut sebagai
motivasi dan semangat dalam menjalani kewajibannya sebagai pelajar agar cita –
citanya dapat terwujud suatu saat nanti.
Dengan adanya wawancara ini, penulis
menjadi lebih yakin untuk mengejar cita- citanya menjadi seorang dosen.


Komentar
Posting Komentar