Tugas 1 'Makalah Monitor'
MONITOR
Makalah
Ini Dibuat guna Memenuhi Nilai Mata Pelajaran TIK
Tahun
Pelajaran 2017/2018
![]() |
Disusun
Oleh :
Henny Anggraeni X MIPA 4/15
SEKOLAH
MENENGAH AKHIR NEGERI 1 AMBARAWA
KABUPATEN
SEMARANG
2017
MONITOR

A. SEJARAH MONITOR
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan sistem tampilan Adaptor Grafis Warna (CGA). Sistem
tampilan ini berupaya memberikan empat warna, dan memiliki resolusi maksimum 320 x 200. Meskipun CGA cukup untuk
penggunaan permainan komputer yang mudah seperti permainan solitaire dan permainan dam, ia tidak mencukupi untuk pemrosesan kata ataupun penggunaan grafis yang
canggih.
Pada tahun 1984, IBM memperkenalkan sistem tampilan Adaptor Grafis
Tertingkat (EGA) yang dapat memberikan hingga 16 warna yang berbeda dan
resolusi hingga 640 x 350. Sistem ini merupakan perbaikan dibandingkan tampilan yang lebih awal dan
memungkinan pembacaan teks dengan mudah. Namun, EGA tidak memberikan resolusi
gambar yang cukup untuk penggunaan-penggunaan tingkat tinggi seperti desain
grafis.
Pada tahun 1987, IBM memperkenalkan sistem tampilan Adapter Grafis Video
(VGA). Saat ini,
sistem VGA merupakan standar minimum yang dapat diterima untuk komputer
pribadi. Resolusi maksimum tergantung pada jumlah warna yang ditampilkan.
Pengguna dapat memilih antara 16 warna pada 640 x 480, ataupun
256 warna pada 320 x 200.
Pada tahun 1990, IBM memperkenalkan sistem tampilan Extend Graphic Adapter
(XGA) sebagai warisan dari tampilan 8514 / A. Versi yang berikutnya, yaitu XGS-2, memberikan resolusi 800 x 600 piksel dalam 16 juta warna
dan resolusi 1024 x 768 dalam 65,536 warna. Kedua
tingkat resolusi gambar ini mungkin merupakan jenis yang terpopular di kalangan
individu dan bisnis kecil pada saat ini.
Asosiasi Standar-Standar Elektronik Video (VESA) telah mendirikan interface
pemrograman standar untuk tampilan Grafis Video Super Adapter (SVGA) yang
disebut dengan koneksi BIOS VESA ("VESA BIOS Extension"). Biasanya,
layar SVGA dapat mendukung palet hingga 16 juta warna, tergantung pada jumlah
memori video yang tersedia dalam suatu komputer yang akan membatasi jumlah
warna yang dapat ditampilkan. Spesifikasi resolusi gambar berbeda. Pada
umumnya, lebih besar layar Monitor SVGA karena lebih banyak piksel dapat
ditampilkan secara datar dan tegak.
Baru-baru
ini, spefikasi-spefikasi baru telah muncul, yaitu Adapter Grafis Terluas
Super (SXGA) dan Adapter Grafis Extend Ultra (UXGA). Spesifikasi SXGA biasa
digunakan untuk merujuk ke layar-layar yang memiliki resolusi 1280 x 1024; UXGA
mengacu pada resolusi 1600 x 1200. Pada saat ini, spesifikasi yang lama (VGA
dan SVGA) sering digunakan untuk referensi kepada kemampuan resolusi tipikal.
B. PENGERTIAN MONITOR
Monitor merupakan perangkat untuk
menampilkan hasil olahan komputer (output data) secara grafis dan juga sebagai
alat untuk berinteraksi dengan pengguna. Monitor disebut juga dengan VDU
(Visual Display Unit). Monitor merupakan salah satu bagian dari perangkat
keluaran (output device). Perangkat keluaran (output dvice) merupakan perangkat
keras (hardware) yang digunakan untuk menampilkan hasil olahan informasi dari
komputer. Selain itu, perangkat ini juga digunakan sebagai alat interaksi
antara pengguna dan komputer.

Monitor dapat menampilkan teks
ataupun gambar di layar dengan cara menampilkan sejumlah titik cahaya (piksel)
yang dikombinasikan membentuk teks ataupun gambar yang dimaksud. Jumlah piksel
yang ditampilkan akan membentuk resolusi monitor. Ukuran layar monitor saat ini
cukup beragam, apalagi di pasaran sangat bervariasi mulai dari 14″, 17″, sampai
21″. Monitor yang disarankan adalah yang memiliki Resolusi 1024 x 768
piksel agar mata kita tidak cepat lelah dan tidak merusak mata.
C. FUNGSI KOMPUTER
Monitor berfungsi sebagai output
dari memori komputer atau central processing unit (CPU) berupa biner. Fungsi
lainnya dari monitor adalah menampilkan data-data berupa grafis tampilan dari
prosesor untuk ditampilkan agar pengguna bisa melihat apa yang sedang
dioperasikannya. Semua monitor memiliki jenis resolusi yang digunakan untuk
menampilkan gambar.
Ukuran inci LCD memberitahu apa
jenis resolusi yang tersedia. Sebuah layar monitor 17" dapat memiliki
resolusi 1024 x 768, sedangkan layar 20" akan memiliki 1600 x 1200. Jumlah
dalam inci adalah ukuran layar monitor diagonal, sementara resolusi adalah
lebar pixel dengan tinggi pixel. Meskipun laptop memiliki built-in monitor,
beberapa laptop tersedia dengan port S-Video, yang memungkinkan kabel S-Video
untuk plug ke televisi tertentu. Ketika televisi berubah ke input yang tepat,
akan bertindak sebagai cloning.
D. JENIS – JENIS MONITOR
Dari awal perkembagan monitor hingga
sekarang, terdapat beberapa jenis monitor. Menurut jenisnya, monitor dibedakan
mejadi 5, yaitu sebagai berikut.
1. Monitor Monokrom

Monitor monokrom merupakan jenis monitor yang biasanya
menampilkan dua warna, warna background dan satu lagi adalah warna foreground.
Warna tersebut adalah warna hitam dan putih, hijau dan hitam dan Kuning dan
hitam.
2. Monitor CGA (Color Graphics Adapter)

Monitor CGA merupakan jenis monitor yang mampu
menampilkan teks berwarna.
3. Monitor EGA (Enhanced Graphics Adapter)

Monitor EGA ini memiliki kesamaan dengan monitor CGA,
yaitu mampu menampilkan teks berwarna.
4. Monitor VGA (Video Graphics Array)

Monitor VGA merupakan monitor yang tidak hanya menampilkan
teks saja, tetapi juga mampu menampilkan gambar berwarna.
5. Monitor SVGA (Super Video Graphics Array)

Monitor SVGA merupakan monitor yang memiliki resolusi
gambar yang tinggi.
Berdasarkan teknologi pembuatannya, monitor dibagi
menjadi 2, yaitu sebagai berikut.
1. Monitor CRT (Cathode-Ray Tube)

Monitor CRT merupakan monitor yang
memliki layar terbuat dari tabung hampa sama seperti pesawat televisi. Hal ini
membuat monitor CRT memiliki ukuran relatif besar dibanding dengan monitor LCD
2. Monitor layar datar LCD (Liquid Crystal Display)

Monitor LCD merupakan monitor yang
memanfaatkan dua keping bahan yang terpolarisasi dengan ditambahkan cairan
kristal pada keping tersebut. Sinyal listrik yang dilewatkan melalui cairan
kristal akan membuat kristal yang ada di dalamnya menghalangi cahaya yang
masuk. Oleh karena itu, tampilan LCD jenis monokrom biasanya berupa warna citra
biru atau gelap dengan latar belakang abu-abu muda
Selain beberapa jenis monitor di
atas, ada juga beberapa jenis monitor lainnya, yaitu sebagai berikut.
1. Monitor Plasma

Monitor Plasma merupakan jenis monitor yang
menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu
membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat
slebar CRT. Kualitas gambar lebih baik karena dalam proses pembuatan gambar
dilakukkan secara langsung tanpa harus diuraikan terlebih dahulu.
2. Monitor LED (Light Emitting Diode)

Monitor LED ini sering digunakan dalam teknologi elektroluminensi, seperti pada aplikasi tampilan layar atau sensor. Monitor LED
merupakan jenis monitor yang ramah lingkungan bila dibandingkan dengan monitor
tipe LCD. Monitor LED ini terkenal lebih fleksibel dengan ketipisannya yang mencapai kurang
dari 1mm. Jumlah warna dari cahaya yang dipancarkan oleh piranti LED berkembang
dari satu warna menjadi multi-warna. Monitor LED menggunakan teknologi LED backlight. Monitor
ini lebih efisien mengeluarkan cahaya. Kelebihan monitor LED dari segi konsumsi
daya listrik, monitor LED lebih hemat daripada monitor LCD. Namun, kelemahan
monitor LED yaitu harga lebih mahal daripada monitor LCD.
3. Monitor Touch Screen (Layar Sentuh)

Touchscreen atau touch monitor merupakan sebuah perangkat komputer yang biasanya digunakan
untuk menampilkan informasi grafikal dan visual yang merupakan output dari
sebuah perangkat komputer. Namun, yang membedakannya dengan monitor atau layar
televisi biasa adalah apa yang ditampilkan di dalamnya dapat secara langsung
berinteraksi fisik dengan penggunanya. Maksudnya, Anda dapat langsung menyentuh
layar penampil tersebut dengan tangan atau alat bantu untuk mengakses apa yang
ditampilkan di dalamnya.
E. MASALAH – MASALAH TENTANG MONITOR
1. Monitor tidak mau menyala.
Penyebab : Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada
monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala.
Solusinya : Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON. Jika lampu indikator
tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa pemasangan sudah benar. Apabila tetap tidak menyala,
gantilah dengan kabel power lain. Jika lampu indikator pada monitor hidup dan
berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor
dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar. Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak
teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
2. Monitor menjadi gelap saat loading windows.
Penyebab : Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading
windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak
tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display
setting, setting frekuensi terlalu tinggi.
Solusinya : Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat
komputer loading windows. Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu
pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang
akan ditampilkan oleh windows.
3. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan.
Penyebab : Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak
sesuai dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu dan semua tampilan pada
monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil. Hal tersebut di
atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu tinggi ataupun
terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna. Untuk mengubahnya, bisa melalui
display properties.
Solusinya : Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian akan muncul beberapa menu dan pilihlah Properties. Maka akan
muncul kotak dialog properties.Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi
sesuai dengan keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang ada
di kotak Screen Area, kemudian klik OK.Dalam mengeset resolusi, yang harus
diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi yang didukung oleh VGA Card dan
monitor yang dimiliki. Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun
tidak didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor tidak
menampilkan gambar dengan sempurna.
F.
TEKNOLOGI
TERBARU MONITOR

ASUS VP28UQG
Dengan bentang layar 28 inci ASUS VP28UQG tampil menjanjikan
dengan resolusi layar 4K 3840 x 2160 pixel. Panel layarnya mengusung teknologi
panel TN (Twisted Nematic) yang mampu menyajikan waktu respon sangat cepat
hingga 1 milidetik.
Tingkat gelap terangnya mencapai 300 nits dengan rasio kontras
dinamik 1000:1 dan refresh rate mencapai 60Hz. Sementara sudut pandangnya, monitor
ini bisa dinikmati dari sudut vertikal 160 derajat dan 170 derajat horisontal.
Selain dukungan teknologi AMD FreeSync ASUS VP28UQG semakin
menarik dengan hadirnya dukungan ASUS GamePlus Technology. Teknologi ini
menawarkan sederetan fitur tambahan yang dioptimalkan untuk gaming seperti
misalnya, crosshair untuk membantu gamer membidik saat bermain game
tembak-tembakan, fungsi timer untuk game RTS, fungsi meluruskan tampilan saat
menggunakan lebih dari satu monitor, dan FPS counter untuk memantau framerates.
Untuk konektivitas, monitor ini telah dilengkapi 2 port HDMI,
DisplayPort 1.2, dan mini jack audio 3.5mm.



Postingan ini baru pertama kali yaaa, maaf kalau ada kesalahan dan kurang jelas
BalasHapusTerimakasih atas kunjungannya